Kamis, 23 Oktober 2014

Mengenal apa itu 20's dan 30's

Ada yang tau gak apa itu 20's dan 30's ????

Hayoooo...... #apabanget

Tahun 20an dan 30an..... ???

Iya sih, tapi bukan itu maksudnya keleus
#gubraak 

Ini mengenai bahan kaos, yang merupakan pakaian kita sehari - hari kawan kawan

Mau tau apa itu? yuuuk ikuut #mari














  • KATUN (combed 20s dan 30s)

Bahan kaos katun combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed berkarakteristik memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus , rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis. Kain Combed 20s merupakan kain yang paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena selain kenyamanan ketika digunakan, harganya juga tidak mahal.




  • Katun (Pique 20's)
Bahan katun pique secara garis besar mirip pengertiannya dengan bahan katun combed, hanya saja bahan katun pique ber tekstur seperti kulit buah jeruk dan umumnya dipakai untuk pembuatan model kaos polos Polo Shirt.




  • CARDET (20s, 30s)
Dibandingkan dengan kain combed , katun cardet memiliki serat benang yang kurang halus. Kain cardet merupakan kain KW1 nya kain combed sehingga Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. karena harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed, bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong olahraga.



Secara umum, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen yang lain.

Angka 20 dan 30 menunjukkan tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain. Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 - 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 - 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 - 230 gr/m2. Huruf 's' di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. 's' adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini.  


 OKE KAWAN, SEKIAN INFO DARI KITA. SEMOGA BERMANFAAT YA


BEBO, PROUD THE STYLE IN YOU 

1 komentar: